Patuh

“Berdoa sesungguhnya adalah wujud kepatuhan kita kepada Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang karena Dia telah memerintahkan kita berdoa kepada-Nya.” (Akhmad Muhaimin Azzet).

Marah karena Kebenaran

“Wahai anakku, siapa di antara teman-temanmu yang marah kepadamu sebanyak tiga kali, dan yang dikatakannya adalah kebenaran, maka jadikanlah ia teman.” (Ja’far bin Muhammad).

Ketidakjujuran

“Semua perangai tercela ditempatkan dalam sebuah rumah, dan kunci rumah itu adalah ketidakjujuran.” (Hasan Al-Askari).

Benar-Benar Shalat

“Sudahkah kita benar-benar shalat; bukan sekadar membaca kalimat-kalimat bacaan dalam shalat.” (Akhmad Muhaimin Azzet).

Etika Berdialog

“Aku tidak pernah berdialog dengan seseorang dengan tujuan aku lebih senang jika ia berpendapat salah.” (Imam Syafi’i).

Sombong

“Tidaklah aku melihat seseorang yang sombong terhadap yang berada di bawahnya melainkan dia ditimpakan oleh Allah kehinaan melalui orang lain yang lebih tinggi darinya.” (Abu Hatim Al-Basati).

Benar-Benar Berdoa

“Sudahkah kita benar-benar berdoa; bukan sekadar membaca kalimat-kalimat doa.” (Akhmad Muhaimin Azzet).

Merasa Berkuasa

“Kalau engkau merasa berkuasa untuk berbuat aniaya kepada hamba Allah, ingatlah pula bahwa Allah lebih berkuasa membalasnya.” (Umar bin Khattab r.a.)

Berkah Kejujuran

“Orang-orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal, yaitu kepercayaan, cinta, dan rasa hormat.” (Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah).

Ikhlas dalam Berdakwah

“Terus bergeraklah di jalan dakwah dengan ikhlas. Ini bagian dari ibadah. Maka, jangan berharap dunia. Berharaplah hanya ridha-Nya. Jangan kau nodai/rusak amalmu, misalnya, mengharap ada imbalan dari manusia; apa pun itu: amplop, pujian, atau popularitas. Tulus. Ikhlas. Demikianlah Rasulullah, sahabat, dan para ulama shalih dalam berdakwah.” (Akhmad Muhaimin Azzet).