Pangkal Kebajikan

“Bertakwalah kepada Allah, karena takwa itu pangkal segala kebajikan.” (HR. Thabrani).

Iklan

Agar Bertambah Ilmu, Bertambah Lembut Hatimu

“Terus belajarlah, apalagi dalam ilmu agama, tapi jangan lupa, terus pulalah banyak berdzikir kepada-Nya. Agar bertambah ilmu, bertambah lembut pula hatimu. Bertambah luas pengetahuanmu, bertambah teduh pula yang keluar dari lisanmu. Bertambah dalam pemahamanmu, bertambah indah pula akhlakmu.” (Akhmad Muhaimin Azzet).

Memilih yang Terbaik

“Sesungguhnya betapa banyak nikmat di dunia ini, tetapi cukuplah Islam itu menjadi nikmat yang paling besar. Sesungguhnya banyak  kesibukan, tetapi jadikanlah taat menjadi kesibukan yang utama. Sesungguhnya banyak yang dapat diambil pelajaran dalam hidup ini, tetapi mati adalah pelajaran yang paling baik.” (Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah).

Melakukan Sebaik-baiknya

“Sesungguhnya Allah menyukai apabila salah seorang dari kalian berbuat sesuatu maka ia melakukan dengan sebaik-baiknya.” (HR. Thabrani).

Sebaik-baik Manusia

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia (lainnya).” (HR. Tirmidzi).

Orang Islam yang Paling Baik

Abdullah bin Amr r.a. mengatakan bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah Saw., “Islam manakah yang lebih baik?” Beliau bersabda, “Kamu memberikan makanan dan mengucapkan salam atas orang yang kamu kenal dan tidak kamu kenal.” (HR. Bukhari).

Pentingnya Berbekal

“Waktu terasa begitu cepat. Tidak sedikit sebagian kita yang merasa tiba-tiba sudah tua. Maka, mari terus bersiap sedia. Jangan sampai kita kaget: tiba-tiba harus menghadap Allah ‘Azza wa Jalla; sementara belum banyak bekal amal karena-Nya.” (Akhmad Muhaimin Azzet).

Orang Islam yang Paling Utama

Abu Musa r.a. berkata, “Mereka (para sahabat) bertanya, ‘Wahai Rasulullah, Islam manakah yang lebih utama?’ Beliau menjawab, ‘Orang yang Muslim lainnya selamat dari lidah dan tangannya.” (Hadits diriwayatkan oleh Bukhari).

Tawadhu’

“Godaan berat bagi yang suka puasa sunnah, banyak sedekah, ahli ibadah adalah ‘merasa lebih baik’; maka siapa pun harus terus belajar tawadhu’.” (Akhmad Muhaimin Azzet).

Inspirasi Menjadi Umat Nabi Saw. yang Baik

“Ya Allah, seandainya Engkau akan mengadili kelak pada hari kiamat, maka jangan Kau adili aku di dekat Nabi Muhammad. Sebab, aku merasa malu jika mengaku sebagai umatnya, padahal hidupku penuh dengan perbuatan dosa.” (Muhammad Iqbal).