“Isnad/sanad adalah bagian dari agama, jika tidak ada sanad maka setiap orang akan bebas mengatakan apa pun [yang ia kehendaki dalam hal agama].” (Al-Imam ‘Abdullah ibn al-Mubarak).

Sanad adalah mata rantai sumber bagi sebuah berita atau ilmu pengetahuan.

Di sinilah pentingnya mempunyai guru dalam mempelajari ilmu agama. Seorang guru yang mempunyai guru, yang gurunya itu juga punya guru, yang gurunya itu juga punya guru yang terus sambung-menyambung hingga Rasulullah Saw.

Seseorang boleh saja membaca buku-buku, internet, atau bahkan (terjemahan) al-Qur’an dan al-Hadits sendiri. Tapi, ketika mendapati hal yang ia tidak paham, akan berbahaya jika ia mencoba menyimpulkan pemahaman sendiri.

Untuk mendapatkan pemahaman yang benar, yang sambung-menyambung dengan para ulama, yang terus menyambung hingga Rasulullah Saw., seseorang harus belajar kepada seorang guru.

Sungguh, sanad adalah bagian yang amat penting dalam memahami agama Islam yang lurus ini.

Al-Faqir ila Rahmatillah,
Akhmad Muhaimin Azzet

Iklan

About Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.

2 responses »

  1. Cahya Baroto berkata:

    Tapi perlu juga melihat kualitas guru.

    Suka

    • Semoga kita berjumpa dengan guru yang berkualitas ya, Mbak, yakni seorang guru yang mempunyai guru, yang gurunya itu juga punya guru, yang gurunya itu juga punya guru yang terus sambung-menyambung hingga Rasulullah Saw.

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s