“Kemarahan orang yang berakal dapat dilihat pada tindak tanduknya dan kemarahan orang yang bodoh dapat dilihat melalui perkataannya.” (Ali bin Abi Thalib karramallahu wajhah).

Iklan

About Akhmad Muhaimin Azzet

Menulis untuk media cetak, buku, dan blog. Editor freelance di beberapa penerbit buku. Saat ini mendapatkan amanah sebagai Kepala Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) Al-Muhtadin, Yogyakarta.

8 responses »

  1. Cahya Baroto berkata:

    Saya kalau marah, diam, terus saya tinggalin deh orang yang bikin marah saya.

    Disukai oleh 1 orang

  2. Ria Rochma berkata:

    Betul juga..
    Pengingat ini untuk saya 🙂

    Disukai oleh 1 orang

  3. Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Amazzet….

    Apa khabar ? Didoakan baik dalam rahmat Allah SWT. terkadang rasa malu menerpa diri apabila kata-kata yang kurang enak terkeluarga juga saat marah. Namun selepas itu timpul rasa menyesal. Alangkah eloknya marah orang yang berakal, sentiasa sedar risiko yang bakal berlaku jika tersalah langkah ya. Semoga Allah melindungi kita dari marah yang dikuasai setan.

    Salam hormat dari Sarikei, Sarawak.

    Disukai oleh 1 orang

    • Wa’alaikumusalam wr.wb.

      Iya, Mbak Fatimah. Semoga kita dijaga oleh Allah Swt. dari marah yang dikuasai setan. Sungguh, hal ini tentunya mengerikan. Rugi bagi diri sendiri. Maka, semoga kita termasuk orang-orang yang berakal.

      Makasih atas kunjungannya ya, Mbak.
      Salam hormat dari Jogja.

      Suka

  4. aira abdullah berkata:

    #selfreminder,trims ustadz… sy share di fb ya,terimakasih

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s